Uni Eropa Bakal Buka Kembali Untuk Turis Asing Mulai Bulan Juni

Uni Eropa Bakal Buka Kembali Untuk Turis Asing Mulai Bulan Juni – Eksekutif Uni Eropa telah merekomendasikan pelonggaran pembatasan perjalanan untuk wisatawan asing bulan depan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan industri pariwisata yang pada musim panas ini. Di bawah batasan saat ini, orang-orang hanya dari tujuh negara, termasuk Australia dan Singapura, dapat memasuki UE saat liburan.

Melansir Reuters, proposal baru yang digariskan oleh Komisi Eropa pada Senin (3/5/2021) memungkinkan kunjungan warga negara asing yang telah divaksinasi penuh dan mereka yang datang dari negara-negara dengan situasi epidemiologi yang baik. Namun, proposal itu masih membutuhkan persetujuan negara anggota.

“Saatnya menghidupkan kembali industri pariwisata dan persahabatan lintas batas,” tulis Presiden Komisi Ursula von der Leyen dalam akun Twitter-nya.

Orang yang datang dari Inggris, Rusia dan sejumlah negara lain akan memenuhi kriteria baru, menurut data yang disediakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

“Kami ingin ini dilakukan sebelum perjalanan musim panas massal dimulai,” kata seorang pejabat Uni Eropa.

27 negara anggota UE akan mulai membahas proposal tersebut pada Selasa (4/5/2021) dan pejabat itu berharap akan disetujui bulan ini.

Kerugian besar Pembatasan perjalanan karena Covid-19 telah menimbulkan kerugian besar pada industri pariwisata dunia, termasuk Uni Eropa. Jika proposal baru disetujui, negara-negara Uni Eropa tertentu diharapkan untuk mengikuti pendekatan bersama yang baru, meski tidak diwajibkan secara hukum. Yunani telah setuju untuk menyambut turis yang divaksinasi dari Israel. Komisi merekomendasikan agar orang-orang yang diinokulasi penuh dengan vaksin yang diakui Uni Eropa dapat masuk dari negara mana pun.

Vaksin lain nantinya dapat ditambahkan jika disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). European Medicines Agency telah mengizinkan penggunaan suntikan oleh Pfizer, Moderna, Johnson & Johnson dan AstraZeneca di UE. WHO juga telah menyetujui vaksin tersebut untuk digunakan dan diperkirakan akan memutuskan penggunaan dua vaksin China minggu ini. Kedua lembaga tersebut sedang mempertimbangkan persetujuan untuk vaksin Sputnik V Rusia. Untuk membatasi risiko mengimpor varian Covid-19, Komisi juga mengusulkan “rem darurat” baru yang memungkinkan diberlakukannya pembatasan perjalanan dengan cepat. Negara-negara UE akan meninjau situasi setiap dua minggu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *