Fragile, Game Horror yang Sesungguhnya

Fragile, Game Horror yang Sesungguhnya Ketika mendengar kata game horror, apa yang langsung terlintas di pikiran Anda? Until Dawn, Resident Evil, Silent Hill, Amnesia atau Outlast mungkin menjadi game-game yang langsung muncul ketika kita mendengar kata horror.

Namun pernahkah terpikirkan oleh Anda bahwa sebenarnya game genre horror tidak hanya tentang hantu, monster,zombie, namun juga dapat berbentuk kejadian yang mungkin dapat menimpa adik kita, anak kita ataupun diri kita sendiri?

Fragile (2020) merupakan sebuah game besutan Beer Night Studio yang menceritakan kisah seorang gadis kecil yang diculik dan dibawa ke sebuah tempat misterius. Melalui game ini, kita sebagai pemain dibawa menuju pengalaman dan petualangan mengerikan mengenai kejamnya penculikan dan perdagangan organ manusia khususnya anak kecil di UlaanBaatar, Mongolia.

Meskipun juga menampilkan monster didalamnya, namun para monster yang ditampilkan di game ini tidak lain dan tidak bukan hanyalah wujud ketakutan sang anak terhadap pengalaman traumatisnya ini.

Dengan berbekal kisah utama yang unik dan menyayat hati, suasana game yang gelap dan suram serta musik yang menegangkan, game yang baru saja dirilis pada tahun kemarin ini pun tidak kalah menyeramkannya dengan game-game horror bertemakan hantu seperti Silent Hill maupun monster atau makhluk mitologi seperti Until Dawn.

Selain dari petualangan mengerikan sang pemeran utama untuk kabur dari tempat penculikan, kita juga dapat melihat dan mempelajari permainan-permainan khas Mongolia, seperti Shagai. Meskipun tidak memiliki efek-efek jumpscare ataupun design karakter monster dan hantu yang mengerikan, percayalah bahwa sesungguhnya perbuatan manusia jauh lebih mengerikan daripada apapun.

Published
Categorized as Games

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *