Terang Aja Nggak Cukup Buat Lampu Sepeda

Bersepeda malam memang seru. Lo bisa melewati jalanan yang cenderung lebih sepi dari biasanya.

Tapi jangan lupa, sepeda nggak punya lampu bawaan dari pabrikannya. Jadi, lo harus melengkapi sendiri part ini.

Alasan kenapa harus punya lampu di sepeda ya tentu saja untuk keselamatan. Mata kucing atau reflektor nyatanya nggak banyak membantu, apalagi untuk pandangan lo sendiri.

Lagi pula, nggak semua lampu desainnya mengganggu estetika sepeda. Ada banyak pilihan di e-commerce yang mungkin cocok dengan tunggangan kesayangan.

Tapi memilih lampu untuk sepeda bukan cuma urusan desain dan terang saja. Bahkan kalau lampu itu terlalu terang bisa membahayakan pengendara lainnya.

Kalau intensitas lampu punya lo memang tinggi, jangan arahkan lurus ke depan. Lampu itu bisa menyilaukan orang di depan lo.

Intensitas sekitar 200 lumens seperti cukup, tapi untuk jarak yang jauh bisa pilih yang intensitasnya lebih tinggi hingga 800 hingga 1.000 lumens.

Buat lampu belakang, ada opsi nyala berkedip biar mata pengendara belakang nggak ‘buta’. Opsi ini bisa lo pilih juga demi baterai lampu lebih awet.

Kalau bisa, pilih lampu yang dayanya bisa diisi ulang. Lampu yang menggunakan baterai bakal bikin lo repot.

Terakhir, pastikan lampu itu tahan air. Fitur ini penting karena lo nggak akan tahu kapan hujan mengguyur saat gowes.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *