EG Juru Kunci di DreamHack Malmo

Roda kehidupan berputar, dan divisi CS:GO Evil Geniuses paling tahu rasanya. Usai mewujudkan debut manis di ESL One New York 2019, kini mereka jadi juru kunci di DreamHack Masters Malmo.

Tim yang diperkuat oleh Peter “stanislaw” Jarguz, Cvetelin “CeRq” Dimitrov, Vincent “Brehze” Cayonte, Ethan “Ethan” Arnold, dan Tarik “Tarik” Celik ini gugur dari turnamen Dreamhack Malmi usai ditumbangkan oleh  Grayhound Gaming asal Australia, dan Mousesports pada babak lower bracket.

Melawan Grayhound, laga berlangsung dalam format Bo1, EG tak mampu mengoptimalkan momen tersebut dan harus tumbang 16-10, di map Nuke. Pertempuran kedua mereka jumpa lawan tangguh, Mousesports.

Tekanan makin besar karena pertemuan ini jadi laga eliminasi untuk EG. Pada akhirnya mereka tak mampu memenangkan satu map pun di Mirage dan Train. Tentu jadi ironi tersendiri bagi EG usai kemenangan menakjubkan mereka, sampai mampu menggoyang Astralis dari streak kemenangan turnamen mereka kala ESL New York lalu.

Bayangkan, hanya ada jeda sekitar dua hari dari tanggal 29 September sampai 2 Oktober 2019, untuk para tim besar bermigrasi dari New York menuju Malmo. Jarak kedua kota sekitar 6.200 km atau durasi perjalanan menggunakan pesawat 7 jam 35 menit.

Alhasil, sebanyak lima tim besar tumbang di hari pertama Dreamhack Malmo. Satu di antaranya yang gugur adalah Evil Geniuses. Fnatic, Team Liquid, North, dan Mousesports adalah tim lainnya yang dihantui jetlag.

Namun Astralis yang jadi lawan terakhir EG sebelum ke Malmo masih menunjukkan kualitas permainan mereka dengan bercokol di upper bracket, round 3 grup A, dan belum terkalahkan. Walau rumornya, satu pemain mereka, dev1ce juga mengalami jetlag.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *