Wakil Indonesia Di Hantui Hasil Buruk DPC SEA 2021

Wakil-wakil Indonesia yang berlaga di Dota Pro Circuit (DPC) 2021 mendapatkan hasil buruk di hari kedua. Tumbangnya ZeroTwo di laga pertama seakan menjadi awal nasib buruk wakil-wakil Indonesia kemarin. Duet Xepher – Whitemon harus tunduk di tangan Fnatic, sedangkan satu-satunya tim yang seluruh anggotanya pemain lokal, BOOM Esports pun dipermalukan Neon Esports.

Menghadapi Fnatic yang notabene-nya salah satu unggulan di upper-bracket sebenarnya T1 tak tampil buruk-buruk amat. Sayangnya ketika ketika sudah memasuki late game IO miik Raven tak terbendung. Tak hanya sulit dibunuh, damage IO dipadukan dengan Legion Comander dan Monkey King membuat carry utama Jacky (Wraith King) tak bisa berbuat banyak.

Seolah frustasi, drafting T1 di game kedua sangat buruk. Mengandalkan Mirana, Lion, Venge, Siren dan Beastmaster, praktis T1 tertekan sejak awal game menghadapi draft Fnatic Wraith King, Puck, Underlord, Ogre dan Enigma. Siren yang diandalkan pun tak dapat berbuat banyak menghadapi kombo puck,enigma dan underlord. Sedangkan Raven dengan WK pun seolah tak dapat disentuh Xepher dan kawan-kawan.

Neon Kejutkan BOOM Esports!

Laga debut carry baru BOOM Esports, Drew harus ternoda di tangan Neon Esports.  Drew yang baru direkrut untuk gantikan Dreamocel jelang DPC 2021. Penampilan Drew memang menjadi sorotan tersendiri, mengingat ia mengisi peran sebagai carry di tim DOTA 2 terbaik di Indonesia saat ini. Sayangnya di game pertama Drew terlihat masih sedikit gugup dan kaget menghadapi permainan agresif tim Neon Esports yang mengandalkan Spirit Breaker, Mirana dan Storm Spirit. Hanya butuh 33 menit bagi Neon Esports untuk menuntaskan perlawanan BOOM Esports di game pertama.

Game kedua, Drew bermain lebih lepas dengan menggunakan Lifestealer. Sayangnya membiarkan kubu lawan mendapatkan Riki dalam drafting menjadi bumerang untuk BOOM Esports. Riki yang saat ini bisa dibilang Over Power, gagal dibendung ketika sudah memasuki late game. Kredit tambahan juga bisa disematkan untuk Yopaj yang tampil luar biasa di midlane dan bisa mengacak-acak permainan BOOM Esports.

Meski menderita kekalahan di pertandingan pertama, baik BOOM Esports dan T1 masih memiliki peluang untuk lolos ke Major, dengan catatan segera memperbaiki performa mereka. Hari ini wakil Indonesia lainnya Army Geniuses akan memulai debutnya di lower-bracket menghadapi Galaxy Racer. Menghadapi tim asal Malaysia, Mamangdaya Cs tak boleh lengah, mengingat beberapa pemain berpengalaman seperty KyXy, 343 dan AlaCrity bercokol di tim tersebut.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *